
Atletico Madrid masih geram dengan selebrasi bintang Juventus, Cristiano Ronaldo, dan berniat mengadukannya ke Uefa.
Cristiano Ronaldo meniru gaya selebrasi pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, tepat di saat peluit akhir berbunyi di pertandingan leg ke dua babak 16 besar Liga Champions yang digelar di Turin tengah pekan ini.
Jika babak pertama, Atletico Madrid menang 2-0. Namun, di leg kedua Juventus menang 3-0 lewat hattrick Cristiano Ronaldo.
Sesaat setelah peluit akhir berbunyi striker Ronaldo berbalik ke arah tribun suporter Atlético dan lakukan gerakan cabul – serupa yang dilakukan Simeone saat ia lakukan selebrasi atas kemenangan skuadnya di leg pertama di Wanda Metropolitano.
Simeone Terkena Sanksi Denda
Terkait tindakannya ini, Simeone yang disimulasikan tengah memperagakan cara memegang alat kelaminnya, akhirnya dijatuhi denda 20 ribu Euro oleh Uefa atas tindakan tak patut yang diperlihatkannya dalam sebuah pertandingan.
Perbedaan antara kedua gerakan Simeone dan CR7 adalah, Simeone mengarahkannya pada pendukung timnya sendiri. Tapi, Ronaldo malah mengarahkannya pada suporter tim tamu.
Parahnya lagi, kamera Movistar Liga de Campeonesmenangkap aksi pemain Juventus itu mengejek suporter Atleti dengan kata-kata kotor, tepat sebelum ia mencetak gol ketiga. Gambar-gambar itu kemudian disiarkan #Vamos di Spanyol.
Minta CR7 Juga Diganjar Sanksi
Atlético tampaknya tidak senang dengan penghinaan terhadap fans mereka. Menurut laporan AS, Atleti kini sedang pertimbangkan untuk ajukan pengaduan resmi ke Uefa.
Jika Uefa membuka kasus melawan Ronaldo, ia bisa diganjar denda sama dengan yang dijatuhkan kepada Simeone, dan kemungkinan sanksi skorsing dengan ancaman satu hingga tiga pertandingan.
Tentu saja, jika Uefa sepakat menyatakan bahwa perilaku Ronaldo bisa ditafsirkan sebagai menghasut kekerasan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar